Tinjauan kritis terhadap reformasi manajemen berbasis pasar di perguruan tinggi Indonesia: Ketika pendidikan menjadi komoditas?

Meike Mamentu(1), Rendra Yuwana Wahyu Utomo(2), Jewel Griffin Karwur(3), Great Erick Kaumbur(4), Charnila Desria Heydemans(5),
(1) Universitas Negeri Manado, Manado  Indonesia
(2) Penerbit Erlangga, Manado  Indonesia
(3) Universitas Negeri Manado, Manado  Indonesia
(4) Universitas Negeri Manado, Manado  Indonesia
(5) Universitas Negeri Manado, Manado  Indonesia

Corresponding Author



Full Text:    Language : id

Abstract


Pendidikan tinggi di Indonesia mengalami transformasi menuju model korporatisasi akibat pengaruh neoliberalisme dan reformasi manajemen berbasis pasar seperti PTN-BH dan Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkritisi dampak reformasi tersebut terhadap integritas akademik dan kesejahteraan dosen, menganalisis kegagalan sistem insentif publikasi yang memunculkan fenomena Academic Cobra Effect, serta merumuskan alternatif pengelolaan pendidikan yang lebih humanis. Penelitian menggunakan metode Critical Integrative Review dengan pendekatan analisis wacana kritis dan sintesis tematik terhadap berbagai literatur periode 2016–2026. Hasil penelitian menunjukkan tiga distorsi utama, yaitu komodifikasi pengetahuan yang mendorong obsesi publikasi dan manipulasi metrik akademik, manajerialisme ekstrem yang menempatkan dosen dalam budaya audit administratif, serta meningkatnya prekariat akademik yang memicu burnout dan ketidakamanan kerja. Sebagai alternatif, artikel ini menawarkan paradigma Humanistic Management melalui tata kelola partisipatif, evaluasi akademik yang bertanggung jawab, pedagogi kritis, dan ekologi kerja yang lebih adil.

References


Adam, A., & Lanontji, M. (2021). Kebijakan otonomi perguruan tinggi sebagai dampak reformasi keuangan dalam bidang pendidikan di Indonesia. Journal of Education and Teaching (JET), 2(1), 52–71.

Alta, A. (2020). Beyond the scopus frenzy: Policy alternatives to incentivize academic publications.

Alves, M. G., & Tomlinson, M. (2021). The changing value of higher education in England and Portugal: Massification, marketization and public good. European Educational Research Journal, 10(2), 176–192. https://doi.org/10.1177/1474904120967574

Barokah, A. R., Kartawan, Sutisna, D., & Pratminingsih, S. A. (2025). Work-life balance and its influence on organizational citizenship behavior and performance in Indonesian higher education. Social Sciences & Humanities Open, 12, 102102. https://doi.org/10.1016/j.ssaho.2025.102102

Ferdino, M. F., & Sirozi, M. (2025). Dampak ekonomi neoliberal terhadap sistem dan tata kelola pendidikan di Indonesia. Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains, 6(1), 80–88.

Fu, Y. C., Macasaet, B. T., Quetzal, A. S., Junedi, J., & Moradel-Vásquez, J. J. (2024). In pursuit of excellence: A historical investigation of scientific production in Indonesia’s higher education system. Higher Education, 88(2), 523–549. https://doi.org/10.1007/s10734-023-01128-3

Gani, A. W., Malliongi, M. T., & Zainuddin, M. S. (2022). Neoliberalism and higher education in Indonesia (Re-scrutinizing the policy of the independent campus). Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M-Universitas Negeri Makassar, 1, 1412–1423.

Griffin, G. (2022). The “work-work balance” in higher education: Between over-work, falling short and the pleasures of multiplicity. Studies in Higher Education, 47(11), 2190-2203. https://doi.org/10.1080/03075079.2021.2020750

Hariyasasti, Y., & Purwanto, A. (2026). Kajian pengelolaan keuangan yang baik di universitas terhadap peningkatan produktivitas dan kualitas. PROFESOR: Professional Education Studies and Operations Research, 3(1), 1-13.

Hinostroza-Paredes, Y. (2023). Reflexivity and agency in university-based teacher educators: A critical realist analysis. Teaching in Higher Education, 28(8), 1918-1936. https://doi.org/10.1080/13562517.2021.1943651

Irawan, A. M., Iskandar, Afdal, Z., Haris, A. M. A., & Warsidi. (2025). The invasion of globalization to higher education: The critical discourse study of emancipated learning policy. Studies in English Language and Education, 12(3), 1204-1217. https://doi.org/10.24815/siele.v12i3.35029

Rodin, R., Hidayah, J., & Harmi, H. (2025). Manajemen sistem pendidikan perguruan tinggi Islam di Indonesia: Sistematic review. Dirasah: Jurnal Studi Ilmu dan Manajemen Pendidikan Islam, 8(1), 35–52.

Rosser, A. (2023). Higher education in Indonesia: The political economy of institution-level governance. Journal of Contemporary Asia, 53(1), 53–78. https://doi.org/10.1080/00472336.2021.2010120

Sakhiyya, Z., & Mulya, T. W. (2023). Education in Indonesia: Critical perspectives on equity and social justice. Springer Nature Singapore. https://doi.org/10.1007/978-981-99-1878-2

Susanto, H., Afandi, A. J. A. J., & Sulistyawan, A. (2026). Relevansi syariah dalam pengembangan model pendidikan Islam inklusif dan humanis. Al Madjid: Jurnal Pendidikan Islam, 2(1), 99-108.

Witchayangkoon, B., & Anantakarn, K. (2025). The academic cobra effect: Perverse incentives and unintended consequences of metric-driven research publishing. International Transaction Journal of Engineering, Management, & Applied Sciences & Technologies, 16(2), 1–13. https://doi.org/10.14456/ITJEMAST.2025.14


Refbacks

  • There are currently no refbacks.