The PDF file you selected should load here if your Web browser has a PDF reader plug-in installed (for example, a recent version of Adobe Acrobat Reader).

If you would like more information about how to print, save, and work with PDFs, Highwire Press provides a helpful Frequently Asked Questions about PDFs.

Alternatively, you can download the PDF file directly to your computer, from where it can be opened using a PDF reader. To download the PDF, click the Download link above.

Fullscreen Fullscreen Off

Abstract


Perkembangan dunia kerja yang semakin kompetitif menuntut mahasiswa memiliki kesiapan profesional dan kemampuan adaptasi yang baik melalui program magang. Namun, proses magang sering kali memunculkan tekanan psikologis akibat tuntutan pekerjaan, adaptasi lingkungan kerja, dan tekanan profesionalisme sehingga berpotensi menimbulkan stres kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat stres kerja mahasiswa magang di Head Office PT. Xyz. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 31 mahasiswa magang yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen A Shortened Stress Evaluation Tool (ASSET) bagian Perceptions of Your Job yang terdiri atas 37 item dengan skala Likert empat poin. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif melalui bantuan program SPSS 12.00 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa magang mengalami tingkat stres kerja pada kategori sedang sebanyak 21 responden (67,7%), kategori rendah sebanyak 6 responden (19,4%), dan kategori tinggi sebanyak 4 responden (12,9%). Departemen Engineering menjadi departemen dengan kontribusi tingkat stres tertinggi dibandingkan departemen lainnya. Temuan ini menunjukkan bahwa stres kerja pada mahasiswa magang dipengaruhi oleh kompleksitas pekerjaan, tuntutan adaptasi terhadap lingkungan profesional, tekanan profesionalisme, serta faktor eksternal seperti tekanan finansial dan ketidakpastian kerja. Penelitian ini menegaskan pentingnya dukungan organisasi dan sistem pendampingan yang adaptif dalam menciptakan lingkungan magang yang sehat dan mendukung kesejahteraan psikologis mahasiswa.

Keywords


ASSET, Kesehatan psikologis, Lingkungan kerja, Mahasiswa magang, Stres kerja.